Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2011

tahukah apa itu sedih dan hancur yang ku maksud?

Tak ada yang dapat mengalahkan air mata ketika turun, mengalir untuk mendesir pipi yang tak berdosa. Itu dapat suatu kelegaan yang sementara dan dapat suatu yang sangat memang sakit dan hancur. Merasa tertekan dalam kebimbangan itu sangat pedih. Tak semua orang menangis karna hal yang sama. Tapi sekali lagi, ini bercerita yang ku maksud. Sedih.. adalah dimana hati mulai tak terkendali karena merasa tak bisa di menyempurnakan hati itu kembali. Setelah mengetahui hati benar - benar takhluk dengan kenyataan yang ku tatap dan ku jalani, maka hati akan memberi suatu isyarat pada mata, yaitu "menangislah.. menangislah.." Dalam kehidupan, pilihan itu sangat perlu. Dan andai kata aku memilih salah satu yang membuatku merasa hilang tuk selamanya, akankah tetap ku jalani pilihan itu? sangat kelam bagiku untuk tak memutuskan pilihan sekarang.. aku benar - benar tertekan dalam hal ini. Jembatan yang ku lewati perlahan rapuh dan seperti akan roboh. Ternyata memang benar, robohnya jembatan...