Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

RAJUTAN CERBUNGKU

KELABU “Kelabu, apa kau merasa masih enggan bercerita lagi padaku?” Ku hentikan kakiku yang membuat pusaran pada lantai rumah Tuan Arkan. Ia sangat mengenaliku bagaima ketika ku memikirkan banyak hal yang tak tersampaikan. “Sejak kejadian itu, kau terlihat murung. Maafkan aku Kelabu.” “Tak apa Tuan. Sungguh.. aku tak inginkan apapun saat ini.“ Senyumku kelu. Hanya membatin beribu maaf dan rsasa bersalah. Sebenarnya aku pun tak tahu bersalah ini bertuan kepada siapa. Hanya saja tidak nyaman dengan membawa segala perasaan ini kemana pun ku berada. “Tuan, mengapa tidak istirahat lebih awal? Sepertinya anda terlilah lelah.” “Tak apa Kelabu, aku menunggumu terlelap saja.” “Untuk apa Tuanku?” “Dulu aku sering acuhkan keadaanmu yang selalu menjaga tidurku. Kau selalu menjagaku agar tetap hangat dengan menyelimuti badanku, menjagaku agar tetap tenang dan memungkinkan tidurku nyenyak hingga fajar datang. Aku selalu mementingkan diriku sendiri. Sungguh aku tak ingin mengulan...

MUKADIMAH CERBUNGKU

Teruntuk Para Jasad Bernyawa Dari Imajinasi yang Bernyawa Selamat datang dalam dunia mendekati fana' Selamat membaca untaian kalimat sederhana Untaian yang kan selalu bersambung hingga sang pemilik ide tak mampu berkata ∞

Aktifkan Lagi Blog

Setelah kepergian sang TUMBLR.. Kini ku kembali pada kekasih lama ku, blogger. Terimakasih masih setia menunggu ku mendatangimu tuk rujuk. Memang semenjak ku asyik dengan TUMBLR yang mana hampir semua tulisan dan gambarku bertoreh disana, kau tak lagi ku besuk. Maafkan diri ini blogger Dan kini semoga ada kekuatan untuk kita rajut kembali kenangan indah, menyusun kata demi kata dan berbagi kisah. TUMBLR ditutup oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi. Dikarenakan banyak konten porno disana. Sejujurnya aku malah gak kepikiran ada begituan di TUMBLR. Aku lebih banyak ambil positifnya. Lagian kalo masalah konten porno, kenapa gak sekalian semua sosmed di blokir? Yang paling nyesek tu TUMBLR ditutup tanpa pamit dan itu lagi sayang sayangnya. Secara.. tulisanku disana semua akhir-akhir ini. Tapi yasudahlah, saatnya MOVE ON Sedih boleh, jangan berkelanjutan tapinya :)