Perjalanan dan Kisah di Elfast Pare

Hay,
memori tentang kota Pare seisinya belum terhapus. Moment bersama beberapa orang di sana tetap tinggal di hati. 9 Mei 2017 untuk pertama kalinya aku menginjakkan kaki di "Mojokuto".
Lama ku ingin berbagi cerita selama di Pare, mungkin ini saat yang pas untuk bercerita..

Keberangkatan
Memutuskan apa yang akan ku lakukan setelah wisuda, aku memilih ke Pare untuk belajar bahasa inggris. Pengen tau rasanya kayak apa, apa kayak yang diceritakan orang-orang. Search on google then yap, ELFAST muncul pertama. Aku buka ada banyak program disana. Mau balajr dari dasar bisa, udah ada paketannya, cek di Web nya aja. Harga juga terjangkau. Finally aku pilih program TOEFL ITP CAMP + SPEAKING. Ada drama sedikit sebenarnya. Jadi aku dah bayar program ini untuk bulan Maret. Tapi ternyata takdir berkehendak lain, aku keterima kerja di suatu lembaga pendidikan dan mulai bekerja pada awal bulan Maret. Karena bingung, aku cari kontak untuk menghubungi terkait ELFAST. Aku kirim email dan dapet cp orang sana. Aku bertanya-tanya ternyata di ELFAST bisa ganti bulan tapi tetep sesuai ketentuan. Jadi aku kan harusnya Maret ke ELFAST, tapi aku bisa mundur maksimal 2 bulan dan akhirnya aku ke ELFAST bulan Mei.

Dari Yogyakarta ku berangkat. Jam 2 pagi sudah rapi berada di Stasiun Lempuyangan dianter papa dan gustaf (adek). Semua berjalan biasa dan lancar. Sampai pada akhirnya keretaku datang tuut tuut tuut.wkk
Duduk dan aku lupa siapa sebelahku serta depanku. POkoknya perjalanan menyenangkan dihibur rumput dan padi bergoyang sepanjang mata memandang. Sampe di Stasiun Kudus pagi, jam 7 atau 8nan gitu. Pas udah sampe, ternyata hampir sebagian besar para penumpang yang turun adalah anak pemburu pare. Aku cari carter mobil yang bisa anter ke tempat kursus ku. Walhasil dapet 1 Mobil diisi sama 8 plus supir. Ternyata agak lumayan juga jarak dari Stasiun Kudus ke Pare. Masuk daerah Pare, turunlah satu per satu kawan semobilku ke tujuan kursus mereka dan aku di akhir. Akhirnya sampailah aku di depan gerbang tempat kursusku yang terlihat agak ramai orang. Bersama tas gunung di punggung, aku berjalan masuk. Yap, ELFAST lah nama tempat kursusku. Aku melakukan daftar ulang dan sebagainya. Langsung dapet kenalan temen cewek yang ambil 1 program yang sama.
"Mbak ambil program TOEFL ITP CAMP? Tanyanya
"Iya mbak. Mbak juga ya?"
"Iya. Saya Silvi mbak." sambil menjuluurkan tangan mengajak berjabat perkenalan.
"Rara. Asli mana mbak?" tanyaku balik
"Semarang. Mbak sendiri?"
"Wah lumayan juga. Saya Jogja. Oh iya, ini berarti nunggu motor dateng ya buat nganter kita ke Camp?"
"Iya, tapi aku diboncengin mas saya mbak. Jadi nanti Mbak Rara bareng motor dari ELFAST trus saya ngikutin di belakang Mbak Rara."
Datanglah motor mio yang dikendarai seorang ibu-ibu.
"Ayo Mbak." Kata ibu itu yang mengerti posturku adalah peserta yang butuh tumpangan ke Camp.
Sambil ngobrol basa-basi di jalan, jarak Camp sama pusat gak begitu jauh. Paling cuma 5 menitan kurang lebih.
Sampe di Camp, aku dan Silvi langsung disambut seorang ibu-ibu lagi. Kayaknya beliau yang diberikan tanggung jawab mengenai Camp.
"In imbaknya namanya siapa aja?"
"Saya Silvi buk."
"Saya Rara."
"Mbak Silvi dan Mbak Rara nulis di kolom ini. Sekamar ya mbak."
Aku dan Silvi tertawa ternyata kita ditakdirkan ketemu untuk sekamar. Aku dan Silvi langsung menuju kamar.
"Ini buat tiga orang kayaknya ya. Tapi kita belum tau siapa yang satu lagi." Kataku
"Tadi aku liat namanya Cucun kalo gak salah satu lagi yang di kamar kita."
"Yaudah aku mau mandi kayaknya ni Sil. Gerah."
"Aku mau keluar dulu sama masku. Kamu mau nitip makan?"
"Emm..boleh deh. Apa aja terserah."
"Oke."
Kami meninggalkan kamar ke tujuan yang berbeda. Selesai mandi, kantuk pun datang. Aku hampir tertidur. Ada seorang kawan mengetuk kamar, ia mengenakan mukena.
"Sendiri mbak?"
"Iya. Temen sekamar lagi keluar. Namanya siapa mbak?"
"Saya Lila. Mbak?"
"Rara."
"Dari mana mbak?"
"Dari Jogja. Kalo mbak?"
"Panggil Lila aja gak usah pake mbak. Aku yakin kita seumuran.haha. Aku asli Medan tapi abis lulus dari Kampus di Semarang."
"UNES?"
"Bukan. UNDIP. Rara lulusan mana?
"Aku UIN Jogja Lil."
"Oh UIN. Yaudah dilanjut kalo mau istirahat Ra. Maaf ganggu."
"Enggak kok Lil santai aja."
Lila pun kembali ke kamarnya. Beberapa detik kemudian tertidurlah aku. Hitungan menit aku tidur, dateng kawan ke kamar.
"Mabk, saya Cucun yang kamar di sini."
"Oh iya.. sini masuk." Dengan muka ngantuk aku sambut. Haha
Ngobrol singkat, Cucun ini asalnya dari Kuningan. Tapi dia kuliah di Universitas Brawijaya (UB).
"Silvi kemana Ra?" Dia udah aku ceritain kalo temen sekamar 1 lagi namanya Silvi.
"Lagi keluar ama masnya. Tadi aku nitip makan sih ke dia. Kamu mau gak? Aku bisa WA dia."
"Aku masih kenyang. Kamu mau roti?"
"Haha, enggak makasih Cun. Kamu silahkan beberes aja."
Gak lama, WA dari silvi masuk yang menyatakan bahwa dia gak bisa pulang sore karna mampir ke tempat sodaranya. Dengan auto ku mencari kawan buat makan keluar dari Camp. Ketemu sama 2 kawan baru, Silvi dan Ribon namanya. Mereka dari kampus Telkom. Iya, yang namanya Silvi emang ada 2. Tapi manggilnya tetep Silvi semua 😂
Jalanlah kami bertiga cari makan. Entah kenapa siang itu hampir semua warung makan tutup. Sampe Silvi kecapekan jalan.haha
Alhamdulillah ada yang buka 1. Kami makan sambil ngobrol lagi. Setelah selesai, kami pulang berencana pinjam sepeda. Jadi kalo di Pare itu sepeda kayuh jadi transportasi andalan. Tetep cari yang murah meriah untuk harga sewa per bulannya biar ada kelangsungan hidup selama di Pare.wkwk
Ternyata yang pengen cari gak cuma kami, hampir semua anak Camp pengen ikut cari. Ada 8nan orang kayaknya. Dapet deh yagn sewa 50.000 untuk sebulan. Deal, kami punya kendaraan favorit masing-masing.
Malam harinya, tentorku datang. Untuk Camp program ITP, ada Miss Wanti dan Miss Malika. Tapi yang bisa hadir cuam Miss Malika. Kami semua anak Camp duduk melingkar di lantai atas untuk kesepakatan selama di Camp. Ditanya satu0satu apa tujuan dan motivasinya ke ELFAST. Ada yang pengen lancar ITP nya buat tes cari beasiswa, ada yang pengen tau TOEFL ITP macem mana, ada yang pengen aja ke sini, dan ada yang galau abis dikhianatin pacar trus milih move on ke sini biar move on nya berfaedah 😄👍
Terpilihlah Ketua Camp, namanya Kak Keisha biasa dipanggil Kak Kei yang akhirnya bikin peraturan yang kami sepakati. Setelah itu semuaa tadaa, berikut jadwal selama di ELFAST dan peraturannya di Camp (cuma 2 ingetnya) :
1. Wajib Berbahasa Inggris di area Camp
2. Wajib melaksanakan piket nyapu sesuai jadwal
3. Kelas vocab dimulai dari jam 5 oleh Miss Wanti atau Miss Malika
4. Pagi jam 7 kelas listening dengan Miss Faidah
5. Dilanjut kelas Structure dengan Mister Zu sampe Dzuhur
6. Kemudian kelas speaking dengan Mister setelah Dzuhur
7. Kelas Reading dengan Mister Anas jam 3 sore
8. Ditutup oleh Miss Wanti untuk Structure lagi
9. Malamnya setelah isya' ada test TOEFL

Jadwal yang padat namun menyenangkan. Atmosfer di sini bikin semangat belajar karna motif kawan-kawan yang bermacam. Jujur aja sampe suka lupa makan, tapi lebih tepat mager dan kayak gak ada waktu. Bonusnya adalah tambah kurus.haha
Hari-hari ku jalani dengan berbagai cerita di Pare. Seneng, haru, stress, kesel, dan berbagai rasa lainnya. Kayak mondok lagi gitu rasanya.
Percaya gak percaya, di Pare aku nemuin pecel harga 5.000 dan bubur ayam harga 3.000 dan itu enaak. Jadi ceritanya aku, Bella, Sari dan Naza lagi sepedaan rencana pengen cari makan eh nemu itu deh. Sampek yang jual bilang "Besok kalo pas Ramadhan, kalo mau sahur tinggal calling aja mbak. Nanti diantar ke Camp ELFAST." Baik banget pasangan penjual pecel dan bubur inii.
Kalo aku suruh deskripsikan kawan-kawanku orangnya pada gimana, mending aku cerita langsung karna saking banyaknya yang mau ku katakan.haha
Aku gak ada genap satu bulan di Pare karna bersamaan dengan Ramadhan jadi ada perubahan jadwal di ELFAST.
Bermacam deh kawan-kawanku. Aku betah di sana. Selalu ada moment yang bikin ketawa pastinya.
Aku bakalan positng beberapa foto deh sambil ceritain satu-satu.haha


Ini daftar nama pembagian kamar di Camp
Masih ada aja ni foto.haha

Gini kurang lebih suasana kelas. Tapi ini lagi kuis. Kalo pembelajaran biasa,
kami duduknya di tepi-tepi nempel tembok gitu jadi tengah kosong.
Ini lagi kuis kelas listening bareng Miss Faidah yang cantik.haha


Muka pada cemong bedak tabuuur.wkwk
Itu kena hukuman pas kelas listening. Ya campur muka bantal lah soalnya masi pagi 😂


Ini pas mau masuk kelas. Yaa, selpi muluk yak.wkk


Ini lagi nongki di salah satu caffe di Pare untuk memperingati malam minggu
karna minggu kelas libur (pernah masuk juga ding) haha


Ini maen ke Gumul Kediri
Pengen maen karna galau mau masuk kelas apa enggak 😂


Daan ini moment-moment terakhir kepulangan

Ini kelas Structure Miss Wanti. Tebak mana Miss Wanti 😄


Kelas Listening Miss Faidah. Miss Faidah lagi hamil saat itu 😸


Kelas Reading Mister Anas. Ekspresi Mister Anas lempeng padahal
pose lagi unyuu 😹
Inilah Bapak dari anaknya Miss Faidah yaa.haha


Kelas Speaking Mister Arif
Satu-satunya kelas yang tukar kado. Oh iya ini kelas optional.
Masuk paket program tapi boleh ambil boleh enggak.


Ini di depan gedung ELFAST. Yaa sumringah dan sedih karna hari terakhir


Ini moment buka bersyamaa


Kalo tadi buka bersama di ELFAST. Ini di Camp Putri ELFAST
Gini-gini tetep nikmaaat

Ini Scoring terakhir bareng-bareeeng
biasanya di CAMP masing-masing tiap malem

Kenapa kangkuung?
Karna segitu banyak hanya 2.000/3.000 cobaaa

Yaaa, itulah beberapa capture moment selama di Pare. Sebenernya ada banyaak. Tapi aku juga mau kasih beberapa video





Komentar

Postingan populer dari blog ini

EXPLANATION TEXT

you are the apple of my eye

DISCUSSION TEXT