Berjilbab Tetapi Telanjang
Assalamu'alaikum..
Saya merenung, dan "astaghfirullahal'adzim.." terucap dari mulut saya. Saya sedang merenungkan cara berpakaian saya sehari - hari. Saya kemudian membuka buku, Al-Qur'an. dan sumber di kaset CD tentang hadist. MasyaAllah..ternyata semua masalah berpakaian seorang wanita ada. Dan setelah membaca beberapa sumber dan ayat, saya ingin menangis rasanya. Ternyata berpakaian saya belum benar. Saya tidak menutup hijab saya sampai dada, saya terkadang mengenakan celana pensil, dan memakai pakaian yang kurang longgar. Dan saya telah berjanji pada diri saya sendiri untuk memperbaiki cara berpakaian saya dan saya akan meninggalkan celana pensil. Gaul seorang muslimah, tak perlu harus mengenakan celana pensil :)
Ukhti... Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda”
“Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku melihat keduanya,
1. Kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi untuk mencambuk manusia [maksudnya penguasa yang dzalim],
2. dan perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang, cenderung kepada kemaksiatan dan membuat orang lain juga cenderung kepada kemaksiatan. Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang berlenggak-lenggok. Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium bau wanginya. Padahal bau wangi surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian waktu [jarak jauh sekali]”.
(HR. Muslim dan yang lain)
Saya merenung, dan "astaghfirullahal'adzim.." terucap dari mulut saya. Saya sedang merenungkan cara berpakaian saya sehari - hari. Saya kemudian membuka buku, Al-Qur'an. dan sumber di kaset CD tentang hadist. MasyaAllah..ternyata semua masalah berpakaian seorang wanita ada. Dan setelah membaca beberapa sumber dan ayat, saya ingin menangis rasanya. Ternyata berpakaian saya belum benar. Saya tidak menutup hijab saya sampai dada, saya terkadang mengenakan celana pensil, dan memakai pakaian yang kurang longgar. Dan saya telah berjanji pada diri saya sendiri untuk memperbaiki cara berpakaian saya dan saya akan meninggalkan celana pensil. Gaul seorang muslimah, tak perlu harus mengenakan celana pensil :)
Ukhti... Rasulullah Shallallahu ’Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda”
“Ada dua golongan penduduk neraka yang belum aku melihat keduanya,
1. Kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi untuk mencambuk manusia [maksudnya penguasa yang dzalim],
2. dan perempuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang, cenderung kepada kemaksiatan dan membuat orang lain juga cenderung kepada kemaksiatan. Kepala-kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang berlenggak-lenggok. Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium bau wanginya. Padahal bau wangi surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian waktu [jarak jauh sekali]”.
(HR. Muslim dan yang lain)
Ini yang dimaksud kepala seperti punuk unta.
Sudah tertera di hadist Ya Ukhti, apakah kamu kurang percaya?
. Al-Qur’an surat Annur(24):31
“Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (Ind: jilbab)nya ke dadanya…"
“Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (Ind: jilbab)nya ke dadanya…"
- Keterangan :
a. Perintah untuk menahan pandangan dari yang diharamkan
oleh ALLOH SWT.
b. Perintah untuk menjaga kemaluan dari perbuatan yang
haram.
c. Larangan untuk menampakkan perhiasan kecuali yang biasa
tampak.
Ukhti... Saya juga memiliki kisah nyata pada masa Rasulullah :
“Saya dengan Fatimah pergi mengadap
Rasulullah SAW kami dapati baginda sedang menangis lalu kami bertanya
kepadanya:
“Apakah yang menyebabkan ayahanda menangis,
ya Rasulullah?” Rasulullah menjawab:
“Aku lihat ada
perempuan rambutnya tergantung, otaknya menggelegak. Aku lihat perempuan yang
digantung lidahnya, tangannya terikat ke belakang dan Qathran (air yang
menggelegak) dicurahkan ke dalam halkumnya. Aku lihat perempuan tergantung,
kedua kakinya diikat, tangannya terikat di umbun-umbunnya dan disuakan dengan
ular dan kala.
Aku lihat perempuan yang memakan badannya
sendiri, dibawahnya dinyalakan api. Aku melihat perempuan yang memotong tubuhya
dengan gunting daripada api neraka. Aku lihat perempuan yang bermuka hitam,
memakan tali perutnya sendiri. Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan
matanya buta, diisi ke dalam sebuah peti yang diperbuat daripada api neraka,
otaknya keluar dari lubang hidungnya, badannya berbau busuk, kerana berpenyakit
sopak dan kusta. Aku lihat perempuan yang kepalanya seperti khinzir, badannya
seperti badan keldai, beribu-ribu kesengsaraan yang dirasainya. Aku lihat perempuan,
rupanya seperti anjing, kala dan ular masuk ke kemaluannya, atau ke mulutnya
dan keluar di duburnya. Malaikat memukul kepalanya dengan corong daripda api neraka”.
Fatimah pun berdiri
dan bertanya kepada ayahnya:
“Ayahanda yang
dikasihi, ceritakanlah kepada anakanda; apakah kesalahan
yang dilakukan oleh perempuan-perempuan itu?”.
Rasulullah menjawab:
“Fatimah, adapun
perempuan yang tergantung rambutnya itu ialah perempuan yang tidak menutup
rambutnya daripada lelaki yang yang bukan muhrimnya.
- Perempuan yang lidahnya tergantung itu ialah perempuan yang
menggunakan lidahnya untuk memaki hamun dan
menyakiti hati suaminya.
- Perempuan yang kedua-dua kakinya tergantung
itu ialah perempu an yang keluar dari
rumahnya dengan tidak mendapat keizinan daripada suaminya dan tidak mahu mandi
suci daripada haid dan nifas.
- Perempuan yang memakan badannya sendiri itu ialah kerana ia berhias untuk lelaki yang
bukan suaminya dan suka mengumpat-ngumpat orang.
- Perempuan yang memotong badannya sendiri
dengan gunting api neraka, ia memperkenalkan
dirinya kepda orang asing, bersolek dan berhias supaya kecantikannya itu
dilihat ole lelaki lain.
- Perempuan yang diikat kedua-dua kakinya, tangannya diikat ke arah umbun-umbun dan
ditemukan dengan ular dan kala, dianya boleh bersembahyang dan berpuasa, tetapi
tidak mau mengambil air sembahyang dan tidak mahu mandi janabah (junub).
- Perempuan yang kepalanya itu seperti
khinzir dan badannya berupa badan keledai
ialah perempuan ahli pengumpat dan pendusta.
- Perempuan yang seperti anjing itu adalah
perempuan yang suka membuat fitnah dan membenci suaminya”.
Ukhti... Jangan beralasan memakai jilbab selain karena Allah SWT. Mari kita jauhkan diri kita dari siksa api neraka yang tiada duanya. Jangan pernah takut saling mengingatkan sesama muslim :)

Komentar
Posting Komentar